SISTEM PERENCANAAN MSDM

SISTEM PERENCANAAN MSDM
Disusun Oleh :
Adi Ruswanto dan Nur Azka Amaliadina
4EB22

Pengertian dan Tujuan Perencanaan SDM
Sumber daya manusia adalah kemampuan daya pikir dan daya fisik yang dimiliki setiap individu. Perilaku dan sifatnya ditentukan oleh keturunan dan lingkungannya. Sedangkan prestasi keranya dimotivasi oleh keinginan untuk memenuhi kepuasannya.
Sedangkan arti dari Perencanaan SDM itu sendiri adalah proses mengantisipasi dan membuat ketentuan untuk mengaur arus gerakan tenaga kerja ke dalam, di dalam dan keluar organisasi.
Menurut beberapa ahli mengenai pengertian Perencanaan SDM:
Andrew E. Sikula (1981;145):
“Perencanaan sumber daya manusia atau perencanaan tenaga kerja didefinisikan sebagai proses menentukan kebutuhan tenaga kerja dan berarti mempertemukan kebutuhan tersebut agar pelaksanaannya berinteraksi dengan rencana organisasi”
George Milkovich dan Paul C. Nystrom (Dale Yoder, 1981:173):
“Perencanaan tenaga kerja adalah proses peramalan, pengembangan, pengimplementasian dan pengontrolan yang menjamin perusahaan mempunyai kesesuaian jumlah pegawai, penempatan pegawai secara benar, waktu yang tepat, yang secara otomatis lebih bermanfaat”.
Arthur W Sherman dan George W Bohlander (1997:137):
“Perencanaan SDM merupakan perencanaan yang bertujuan untuk mempertahankan dan meningkatkan kemampuan organisasi dalam mencapai tujuan melalui strategi pengembangan kontribusi pekerjanya dimasa depan”

Dalam perencanaan SDM tentu ada tujuannya, yaitu:
Untuk menjamin tersedianya tenaga kerja masa ini maupun masa depan sehingga setiap pekerjaan ada yang mengerjakannya.
Untuk menentukan kualitas dan kuantitas karyawan yang akan menduduki jabatan dalam perusahaan
Untuk menghindari terjadinya mismanajemen dan tumpang tindih dalam pelaksanaan tugas
Untuk menjadi pedoman dalam menetapkan program rekrut, seleksi, pengembangan, kompensasi, pengintegrasian, pemeliharaan, kedisiplinan dan pemberhentian karyawan serta penilaian karyawan.

Faktor-Faktor yang Mempengaruhi SDM
Faktor Eksternal
Faktor ekonomi nasional dan industry Faktor ini secara langsung berpengaruh rencana strategi (taktik) sebuah organisasi
Faktor sosial politik dan hukum Faktor- faktor ini tidak boleh diabaikan dalam sebuah organisasi termasuk juga dalam melakukan perencanaan SDM, faktor ini yang menempatkan penguasaan bahasa asing, khususnya bahasa inggris yang semakin penting dalam bekomunikasi telah mengharuskan organisasi menjadikan sebagai pertimbangan yang besar pengaruhnya dalam perencanaan SDM.

Faktor Internal
Rencana strategik dan rencana operasional (taktik) Rencana ini tidak mungkin terwujud tanpa SDM yang relevan dan kompetitif, maksudnya suatu organisasi harus mempunyai keahlian dalam organisasinya sehingga mampu menghasilkan produk secara berkualitas. Peramalan (prediksi) produksi dan penjualan tidak boleh dilakukan secara spekulatif, tetapi harus didasarkan pada data sebelumnya dan survey pasar agar dapat dilakukan perhitungan yang obyektif.
Faktor bisnis baru Dengan memperhatikan lingkungan dan kemampuan, menganalisis, dan memanfaatkan informasi selalu tebuka peluang bagi organisasi.


Faktor Ketenagakerjaan
Pensiun, PHK, Meninggal dunia, dan karyawan yang sering absen, sehingga tidak luput dari prediksi manajemen SDM dan harus ada penggantinya
Promosi (kenaikan pangkat), pindah, dan karyawan yang mendapat tugas pelatihan diluar juga harus diperhitungkan, baik dengan cara pergantian maupun rancangan penempatanyang lebih tepat

Hubungan Antara Perencanaan SDM dengan Anggaran
Antara manajemen sumber daya manusia dengan anggaran terdapat hubungan yang sangat erat. Pengaruh nilai terhadap perencanaan sumber daya manusia sangat jelas pada hubungan ini. Hubungan tersebut dapat dilihat dalam beberapa hal sebagai berikut:
Anggaran merupakan pusat pertemuan antara polotik dengan administrasi publik, dan merupakan proses lewat mana konflik-konflik nilai diatasi dan diterjemahkan ke dalam program-program kongret melalui pengalokasian sumber-sumber daya yang langka ke tujuan-tujuan program.
Karena gaji dan tunjangan merupakan 50 hingga 70% dari pengeluaran instansi pemerintah, nota keuangan yang paling vital yang disampaikan oleh pimpinan eksekutif, atau dianggarkan oleh lembaga legislatif, merupakan pengeluaran untuk gaji dan tunjangan. Alat yang paling umum digunakan oleh lembaga legislatif untuk mempengaruhi besarnya dan arah dari program instansi adalah pembatasan anggaran atas sejumlah kedudukan dan dialokasiakan untuk suatu instansi, dan tingkat gaji dan tunjangan yang diperuntukkan bagi jabatan-jabatan instansi pemerintah. Oleh karena itu persiapan anggaran dan proses persetujuan merupakan saran melalui mana lingkup dari pada administrasi publik perhubungan dengan lonteks politik lebih luas.
Perencanaan sumber daya manusia merupakan aspek manajemen kepegawaian pemerintah yang menjabati antara lingkungan politik luar dan aktivitas-aktivitas inti seperti analisis pekerjaan, uraian pekerjaan, evaluasi pekerjaan, dan imbalan/kompensasi.

Anggaran dan Manajemen Keuangan
Pengertian anggaran menurut beberapa para ahli:
M. Munandar:
“Anggaran adalah suatu rencana yang disusun secara sistematis  yang meliputi segala kegiatan, yang dinyatakan dalan unit (kesatuan) moneter dan berlangsung untuk jangka waktu (periode) tertentu yang akan datang”.
Mulyadi:
“Anggaran merupakan suatu rencana kerja yang dinyatakan secara kuantitatif, yang diukur dalam satuan moneter standar dan satuan ukuran yang lain, yang mencakup jangka waktu satu tahun”.
Narumondang Bulan Siregar:
“Anggaran adalah suatu pendekatan yang formal dan sistematis dari pelaksanaan tanggung jawab manajemen didalam perencanaan, koordinasi, dan pengawasan”.

Menurut jangka waktu, anggaran terdiri dari:
Anggaran jangka pendek
Anggaran jangka panjang

Menurut bidangnya, anggaran terdiri dari:
Anggaran operasional
Anggaran penjualan
Anggaran biaya pabrik
Anggaran beban usaha
Anggaran laporan laba rugi
Anggaran keuangan
Anggaran kas
Anggaran piutang
Anggaran persediaan
Anggaran utang
Anggaran neraca
Manfaat anggaran menurut M. Narafin dimana dengan adanya anggaran segala kegiatan dapat terarah pada pencapaian tujuan utama, dapat digunakan sebagai alat menilai kelebihan dan kekurangan pegawai, dapat memotifasi pegawai, menimbulkan tanggung jawab tertetu pada pegawai, menghindari pemborosan dan pembayaran yang kurang perlu, dan sebagai sumber dana seperti tenaga kerja, peralatan, dan dana dapat dimanfaatkan seefisien mungkin.
Sedangkan menurut Winardi dalam buku “Penyusunan Anggaran Perusahaan Sebagai Alat Manajemen Dalam Pencapaian Tujuan, manfaat anggaran adalah dengan adanya anggaran akan terdapat perencanaan terpadu, terdapatnya pedoman pelaksanaan kegiatan perusahaan, terdapat alat koordinasi dalam perusahaan, terdapat alat pengawas yang baik, serta akan terdapatnya alat evaluasi kegiatan perusahaan.
Dari pendapat diatas dapat disimpulkan bahwa anggaran sangat bermanfaat bagi manajemen karena anggaran menetapkan tujuan dan sasaran kegiatan perusahaan, yang juga berfungsi sebagai standar untuk menilai prestasi dimasa yang akan datang, juga sebagai alat perencanaan, pedoman pelaksanaan kegiatan, alat pengkoordinasian, alat pengawasan, dan alat evaluasi kerja.
Penyusunan Anggaran
Menurut Mulyadi dalam bukunya “Akuntansi Manajemen (Konsep, Manfaat dan Rekayasa)”, yang dimaksud dengan penyusunan anggaran adalah sebagai berikut :
Penyusunan anggaran merupakan proses penetapan peran setiap manajer dalam melaksanakan program anggaran. Penyusunan anggaran biasanya dilaksanakan oleh komite anggaran, komite tersebut anggotanya terdiri atas para manager pelaksana fungsi-fungsi pokok perusahaan sesuai dengan prinsip keperansertaan. Anggota tersebut meliputi manager pemasaran, manager produksi, manager teknik, manager keuangan, dan manager akuntansi
Manajemen Keuangan
Definisi Manajemen Keuangan menurut Bambang Riyanto adalah keseluruhan aktivitas perusahaan yang berhubungan dengan usaha mendapatkan dana yang diperlukan dengan biaya yang minimal dan syarat-syarat yang paling menguntungkan beserta usaha untuk menggunakan dana tersebut seefisien mungkin. Sedangkan Definisi Manajemen Keuangan menurut para ahli dapat Anda baca dibawah ini :
Liefman : Manajemen Keuangan merupakan usaha untuk menyediakan uang dan menggunakan uang untuk mendapat atau memperoleh aktiva.
Suad Husnan : Manajemen Keuangan ialah manajemen terhadap fungsi-fungsi keuangan.
James Van Horne : Manajemen Keuangan adalah segala aktivitas yang berhubungan dengan perolehan, pendanaan dan pengelolaan aktiva dengan tujuan menyeluruh.
J. L. Massie : Manajemen keuangan adalah kegiatan operasional bisnis yang bertanggung jawab untuk memperoleh dan menggunakan dana yang diperlukan untuk sebuah operasi yang efektif dan efisien.
Howard & Upton : Manajemen keuangan adalah penerapan fungsi perencanaan & pengendalian fungsi keuangan.
JF Bradley : Manajemen keuangan adalah bidang manajemen bisnis yang ditujukan untuk penggunaan model secara bijaksana & seleksi yang seksama dari sumber modal untuk memungkinkan unit pengeluaran untuk bergerak ke arah mencapai tujuannya

Forcasing SDM
Peramalan (Bahasa Inggris = Forecasting) adalah suatu teknik analisa perhitungan yang dilakukan dengan pendekatan kualitatif maupun kuantitatif untuk memperkirakan kejadian dimasa depan dengan menggunakan referensi data-data di masa lalu. Peramalan bertujuan untuk memperkirakan prospek ekonomi dan kegiatan usaha serta pengaruh lingkungan terhadap prospek tersebut.
Peramalan atau Forecasting merupakan bagian terpenting bagi setiap perusahaan ataupun organisasi bisnis dalam setiap pengambilan keputusan manajemen. Peramalan itu sendiri bisa menjadi dasar bagi perencanaan jangka pendek, menengah maupun jangka panjang suatu perusahaan. Di dalam sebuah peramalan (forecasting) dibutuhkan sedikit mungkin kesalahan (error) di dalamnya. Agar dapat meminimalisir tingkat kesalahan tersebut, maka akan lebih baik jika peramalan tersebut dilakukan dalam satuan angka atau kuantitatif.
Ada beberapa metode Forecasting SDM, yaitu :
Inkrementalisme (atau dekrementalisme) merupakan metode perkiraan yang memproyeksikan perubahan-perubahan garis lurus dalam kebutuhan pegawai berdasarkan fluktuasi anggaran.
Collective opinion, teknik ini meliputi pengumpulan informasi dari berbagai sumber didalam dan diluar organisasi dan kemudian mencapai kesepakatan kelompok mengenai penafsiran data tersebut.
Categorical and Cluster forecasting, teknik kategori ini memperkirakan kebutuhan lebih lanjut untuk berbagai kelompok kedudukan dan teknik kluster ini memperkirakan kelompok-kelompok bersama kedudukan tersebut dengan syarat dan tuntutan akan ketrampilan umum. Ini sering dipakai dalam organisasi yang besar.
Modeling, metode ini menggunakan matematis dan komputer dimana para manager harus menggunakan teknik-teknik model untuk memperkirakan permintaan dan penawaran sumber daya manusia. Asumsi ini didasarkan pada keadaan ekonomi, perkembagan teknologi, sistem pendidikan, persaingan para majikan, sifat dasar pasar tenaga kerja, sistem kompensasi, jumlah lowongan dan praktek rekruitmen.

STRUKTUR ORGANISASI





Penjelasan:
             Dewan komisaris adalah pihak yang melakukan pengawasan atas aktivitas perusahaan. Di Indonesia dewan komisaris ditunjuk pada saat RUPS atau Rapat Umum Pemegang Saham. Didalam dewan komisaris terdapat bagian-bagiannya tersendiri, diantaranya:
1.                       Komisaris utama, yaitu orang yang memimpin pengawasan terhadap aktivitas perusahaan. Komisaris Utama bisa juga dibilang pemilik perusahaan karena memiliki saham tertinggi di perusahaan tersebut.
2.                           Komisaris, yaitu orang yang memiliki pekerjaan yang sama seperti komisaris utama hanya saja dia bukan seorang pemilik dari perusahaan tersebut.
3.                Komisaris independen adalah anggota dewan yang tidak terafiliasi dengan direksi, anggota dewan komisaris lainnya dan pemegang saham. Dia terlepas dari hubungan bisnis atau hubungan lainnya.
         Dibawah dewan komisaris ada komite audit, dimana komite audit ini dibentuk untuk membantu melaksanakan tugas dan fungsi dewan komisaris.
Setelah komite audit ada dewan direksi. Dewan direksi adalah orang yang dipilih oleh para pemegang saham guna mewakili kepentingan mereka dalam mengelola perusahaan.
Didalam perusahaan ada sekertaris perusahaan dan internal audit. Sekertaris perusahaan memiliki tanggung jawab untuk memastikan bahwa pemegang saham, otoritas pasar modal, analis dan publik memperoleh seluruh informasi penting. Internal audit berperan untuk memastikan bahwa perusahaan sudah berada dijalan yang seharusnya tanpa ada kecurangan, atau kesalahan-kesalahan yang dapat merugikan perusahaan.
Sales and marketing memiliki peran penting dalam perusahaan. Beberapa tugas sales dan marketing: https://www.tommcifle.com/5-tugas-sales-marketing-yang-wajib-dikuasai/
1.      Aktif mencari target
2.      Merekap data hasil penjualan
3.      Menjamin kepuasan pelanggan
4.      Mencari mitra kerja
5.      Menyusun strategi lanjutan
     Ada pula bagian research and developing yang bertugas untuk melakukan berbagai test guna mengembangkan produk dalam perusahaan.
Tugas manufakturing adalah memastikan bahwa barang yang di produk adalah barang yang di inginkan oleh perusahaan itu sendiri. Selain itu tugas lainnya adalah membuat jadwal produksi yang baik dan cepat dengan memperhitungkan kapasitas mesin dan stok bahan baku, sehingga proses produksi dapat berjalan dengann lancar.
        Tugas finance and administration adalah untuk menyusun anggaran belanja, pembukuan dan semua yang berhubungan mengenai keluar masuknya uang perusahaan. Bagian finance and administration memiliki peran penting dalam mengefesiensi dan mengefektivitaskan anggaran perusahaan. 
   Corporate sosial responsibility adalah suatu mekanisme perusahaan untuk secara sadar mengitegrasikan sebuah perhatian terhadap lingkungan sosial kedalam operasi dan interaksinya dengan stakeholder. Sederhananya, CSR adalah pihak yang mengatur tindakan perusahaan sebagai rasa tanggung jawabnya terhadap lingkungan sekitar perusahaan.



Subject, Verb, Object and Modifier


1.     Subjects
The subject of a sentence is a noun, a person, place, thing, idea, or feeling.  The subject often, but not always, comes at the beginning of the sentence.  The subject can be more than one noun. 

2.     Verbs
Verbs are action words. Every sentence has at least one verb.  There can be more than one.

3.     Objects
A sentence can have more than one noun.  While a subject performs an action, an object is a noun that has action performed on it.  The object usually comes after the verb. 

4.     Modifiers
Another very common sentence element is modifiers.  Modifiers use adjectives or adverbs to describe, define, limit, or modify nouns or verbs.  A modifier can be a single word or a phrase.

Example of  Subject, Verb, Object and Modifiers :
a)      I ate dinner in the dark.
b)      Dave almost wrote a letter to his mother.
c)      The fat trumpet player played slow jazz.
d)     I drank coffee with my boyfriend
e)      She left her scraft at Bekasi Station

Subject – Verb Agreement
Subject verb agreement refers to the fact that the subject and verb in a sentence must agree in number. In other words, they both must be singular or they both must be plural. You can’t have a singular subject with a plural verb or vice versa. The tricky part is in knowing the singular and plural forms of subjects and verbs. Example:
a)      My sister or my brother is meeting you at the airport.
b)      Neither Carla nor Jeff is available to meet you at the airport.
c)      She and her family are at Disney World.
d)     His teammates or the athlete sprints every day.
e)      The birthday boy, along with his friends, is anxious for the party to stop.
f)       Mary doesn’t care for pizza. 
g)      Neither knows how the competition will end.
h)      There are many paths to success.
i)        Basketballs roll across the floor.
j)        I don’t understand the assignment.

Pronoun
pronoun is a word that is used instead of a noun or noun phrase. Pronouns refer to either a noun that has already been mentioned or to a noun that does not need to be named specifically.
The most common pronouns are the personal pronouns, which refer to the person or people speaking or writing (first person), the person or people being spoken to (second person), or other people or things (third person). Example:
a)      We are going on vacation.
b)      Don’t tell me that you can’t go with us.
c)       Anybody who says it won’t be fun has no clue what they are talking about.
                            

INQURY LETTER

Modified block format
Modified block differs from block style in that the date, sign off, and signature lines begin at the centre point of the page line. The beginning of each paragraph is indented five spaces, along with the subject line, if used. Depending on the length of the letter, paragraphs may be separated by a single or double line space. The example:

                123 Winner's Road
        New Employee Town, PA 12345
                                                                                                                        March 16, 2001
Ernie English
1234 Writing Lab Lane
Write City, IN 12345

Dear Mr. English:

The first paragraph of a typical business letter is used to state the main point of the letter. Begin with a friendly opening; then quickly transition into the purpose of your letter. Use a couple of sentences to explain the purpose, but do not go in to detail until the next paragraph.

Beginning with the second paragraph, state the supporting details to justify your purpose. These may take the form of background information, statistics or first-hand accounts. A few short paragraphs within the body of the letter should be enough to support your reasoning.

Finally, in the closing paragraph, briefly restate your purpose and why it is important. If the purpose of your letter is employment related, consider ending your letter with your contact information. However, if the purpose is informational, think about closing with gratitude for the reader's time.
Sincerely,
Nur Azka Amaliadina


Indented Style
Indented style is somewhat more complicated than other popular styles of business writing. In indented style, new paragraphs in a piece of writing are indented that is, they begin about 1.5 centimeters to the right of the left margin. Other parts of a business letter are moved farther to the right half of the page. Indented style is one of the older formats for business writing currently in use, though other formats are becoming more popular. Indented style is a format that many of today’s business people were trained to use. The Example:

123 Winner's Road
New Employee Town, PA 12345

                                                                                                                        March 16, 2001
Ernie English
1234 Writing Lab Lane
Write City, IN 12345

Dear Mr. English:
           The first paragraph of a typical business letter is used to state the main point of the letter. Begin with a friendly opening; then quickly transition into the purpose of your letter. Use a couple of sentences to explain the purpose, but do not go in to detail until the next paragraph.

          Beginning with the second paragraph, state the supporting details to justify your purpose. These may take the form of background information, statistics or first-hand accounts. A few short paragraphs within the body of the letter should be enough to support your reasoning.

           Finally, in the closing paragraph, briefly restate your purpose and why it is important. If the purpose of your letter is employment related, consider ending your letter with your contact information. However, if the purpose is informational, think about closing with gratitude for the reader's time.
Sincerely,
Nur Azka Amaliadina


Hanging Style
A hanging style is when a paragraph is indented so that the first line hangs over the rest. Normally you would see a first line indent. This is when the first line is moved to the right and the rest of the paragraph starts at the margin. The most common place hanging indents are used is on a bibliography reference page. When typing you can change the indentation by either formatting the paragraph or changing the page margins. The Example:

123 Winner's Road
New Employee Town, PA 12345


March 16, 2001
Ernie English
1234 Writing Lab Lane
Write City, IN 12345

Dear Mr. English:

The first paragraph of a typical business letter is used to state the main point of the letter. Begin with a friendly opening; then quickly transition into the purpose of your letter. Use a couple of sentences to explain the purpose, but do not go in to detail until the next paragraph.

Beginning with the second paragraph, state the supporting details to justify your purpose. These may take the form of background information, statistics or first-hand accounts. A few short paragraphs within the body of the letter should be enough to support your reasoning.

Finally, in the closing paragraph, briefly restate your purpose and why it is important. If the purpose of your letter is employment related, consider ending your letter with your contact information. However, if the purpose is informational, think about closing with gratitude for the reader's time.

Sincerely,
Nur Azka Amaliadina


Letter Style

Definition and difference about letter style :

Full Block Style
Semi Block Style
Indented Style
Block format features all elements of the letter aligned to the left margin of the page. It has a neat and simple appearance. Paragraphs are separated by a double line space
Semi-block is similar to block but has a more informal appearance. All elements are left-aligned, except for the beginning of each paragraph, which is indented five spaces. Paragraphs are separated by a double line space.
The indented/semi-block style of business letters is very similar to the modified block. The beginning of each paragraph is indented five spaces, along with the subject line, if used. Depending on the length of the letter, paragraphs may be separated by a single or double line space.


Example :

Complete Bussiness Letter Full Block Style
messrs. Alesso & Jack U. 16 Fifth Avenue Street, Los Angles. LA

6 December 2017
Ref. DT/NN/12
Cambridge Electronic Corporation, 231 Blackmore Street. New York, NY 200011. USA

Dear Sirs,

You will remember that we went to some trouble to meet your delivery date and we are sure that you would not wish to inconvience us by delaying you payment.

we have to remind you that your account for televisions ordered on 12 February has not yet been paid. Discount cannot now be allowed.

A copy of the statement is enclosed and we shall be glad to receive your cheque by return

your faithfully,


Neil Melendez
Cambridge Electronic Corporation





Cover Latter


October 31,2017


Personnel Manager

PT. Gunadarma

Jl. KH Noer Ali

Jakarta 15677



Dear Personnel Manager :

I am appliying for a position as Accounting Manager with your company. As i feel my background in developing a accounting specialist will be of interest to you.



I was fully responsible for the preparation of monthly financial statements for management and public reporting, and the Annual Report to Shareholders- and shared responsibility with the Corporate Controller in maintaining operating units compliance with the PSAK.



As accounting manager I was involved in recruiting, training, and supervising a staff of 120 salespeople and was responsible foe sales worldwide.



When can we set up an interview? I may be reached at 021 442-5770. Your consideration is greatly appreciated.



Sincerely,





Nur Azka Amaliadina

CV B.inggris



NUR AZKA AMALIADINA
SPECIALIST ACCOUNTING
EDUCATION
Ø 2012 – 2015 : Sosial Accounting (SMA AL –Muslim)
Ø  2015 – Present : S1 Accounting (Gunadarma University)

VALUES
My Values were based upon typical middle-class Indonesia values:
Hard Work, Living Well, Owning Things, following the rulers and being the best i can be.

HOBBIES
When not busy being a author and search a good thing like what i don’t know. Search about what happen today with blue chip, wheater or my favorite actor and actress.

PERSONAL SKILLS
Count Dollars
99%
Precisely Counting
98%
COMMITMENT
100%

¦Date Of Birth : 23 Januari 1997
ŽAdress : Jl. Dukuh Zamrud

CONTACT ME
ÉPhone : +62 999999999