Ekonomi Koperasi : St. Carolus
Dalam
memenuhi tugas mata perkuliahan Koperasi,kami berkesempatan untuk mengadakan
wawancara di salah satu Rumah Sakit, yaitu Rumah Sakit St. Corelus di daerah
Pekayon dengan narasumber Maria Lucia Titi Irawati sebagai anggota
koperasi.
Berikut
adalah hasil wawancara yang kami rangkum menjadi sebuah penulisan.
KOPERASI
RUMAH SAKIT ST CAROLUS
Diawali dengan ditunjuknya 4 orang
karyawan untuk mengikuti kursus dasar tentang Perkoperasian di Jakarta selama 7
hari oleh Direktris Keperawatan PKSC Sr. Gildarda, CB lalu mengirim 3 orang
karyawan lagi untuk mengikuti Kursus Dasar di Bandung.
Pada tanggal 15 Juli 1973 adalah
hari dimana pertama kalinya koperasi dibentuk dan diberi nama Koperasi Kredit
Usaha Bersama yang saat itu diketuai oleh Bapak Boy H Alberts dengan modal awal
sebesar Rp. 27.000,. Lalu pada tanggal 7 April 1976 KKUB memperoleh Badan Hukum
Nomor 1146/BH/I.
Sekitar tahun 1989 PKSC memberikan
peluang kepada KKUB untuk mengelola parkir, wartel dan sebagian pelayan dirumah
duka. Lalu pada tahun 2000 kami mulai bekerja sama dengan PKSC dalam hal
pemeliharaan Kebersihan Gedung Semar dan Koridornya. Sedangkan pengelolaan
parkirnya dialihkan ke secure parking sekitar tahun 2003 dan tahun 2012 KKUB
dipercayakan lagi mengelola parkir setelah proses tender.
Sesuai dengan UU Perkoperasian No.
25Tahun 1992, maka Koperasi Kredit Usaha Bersama berubah nama menjadi “KOPERASI
KARYAWAN USAHA BERSAMA” St. Carolus disingkat KKUBSC sejak tanggal 15 Desember
1995 dengan Badan Hukum No.245/PAD/KWK.9/XII/1995.
Struktur organisasi KKUB St Carolus
di posisi paling atas adalah RAT dimana dibawahnya terdapat Pengurus yang
menjadi Penasehat Koperasi dan Pengawas Koperasi. Dibawah pengurus ada
Sekretariat dan SDM dan Kepala Keuangan. Di dalam Kepala Keuangan ada Kepala
Simpan Pinjam,Keuangan Wirausaha dan Manajer Wirausaha dimana ketiga itu saling
terkait dan berhubungan. Pada Manajer Wirausaha terdapat Unit Parkir,Unit AMDK,
Unit Outsourcing dan Unit Minimarket.
Koperasi ini bergerak dalam jual
beli di wilayah rumah sakit. Jual beli yang dilakukan dalam bentuk sebuah cafe
yang menyediakan berbagai macam makanan kebutuhan karyawan rumah sakit maupun
para pasien dan keluarga pasien. Produk yang diberikan bermacam-macam seperti
makanan ringan,makanan berat seperti nasi putih beserta pendampingnya. Maupun
makanan anak kecil seperti snack maupun ice cream.
Koperasi memiliki Visi dan Misi
tersendiri untuk memajukan program koperasi. Visinya adalah menjadikan koperasi
yang mampu meningkatkan kesejahteraan anggota melalui kerjasama dengan sentuhan
manusiawi dan berpedoman pada prinsip-prinsip koperasi. Misinya sebagai berikut
:
1. Membangun
dan mengembangkan potensi serta kemampuan ekonomi anggota melalui pendidikan
dan pelatihan sumber saya anggota secara berkesinambungan.
2. Menyelenggarakan
pelayanan jasa dan barang melalui perdagangan yang mendatangkan keuntungan dan
manfaat yang layak bagi anggota.
3. Menyediakan
sarana dan prasarana untuk meningkatkan kesetiakawanan dan keswadayanaan
anggota.
4. Menciptakan
sarana/iklim kerja yang serasi, mendukung kebersamaan dan rasa memiliki demi
kemajuan koperasi.
5. Menyediakan
lapangan kerja bagi anggota dan keluarga sesuai kesepakatan kerja yang
tersedia.
6. Menciptakan
hubungan kerjasama antar koperasi dan badan usaha lain yang saling
menguntungkan.
Demikian wawancara
yang telah kami lakukan di Rumah Sakit St. Carolus. Berikut surat bukti atau
surat pernyataan yang diberikan oleh pihak rumah sakit.






0 komentar: